Evaluasi Keunggulan Genetik Sapi Peranakan Ongole Betina Dengan Dua Metode Yang Berbeda Di Satker Sumberrejo-Kendal

  • Arista Seftiana
  • Sutopo Sutopo
  • Edy Kurnianto

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan keunggulan sapi Ongole Grade (PO) di Satker-Sumberrejo, Kendal menggunakan dua metode yang berbeda, yaitu MPPA dan EBV. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah 48 ekor sapi.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi menggunakan rekaman untuk mendapatkan catatan silsilah sapi, kemudian digunakan dalam perhitungan.Korelasi Spearman digunakan untuk membandingkan dua metode seleksi yaitu MPPA dan EBV. Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata berat lahir adalah 29,35 ± 2,13 kg sedangkan berat sapih 112,58 ± 24,17 kg. Berat badan standar untuk berat lahir adalah 30,91 ± 1,97 kg, sedangkan untuk berat menyapih adalah 110,10 ± 11,20 kg. Uji korelasi Spearman menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara MPPA dan EBV.Dapat disimpulkan bahwa MPPA dan EBV dapat digunakan dalam pemilihan sapi.

Published
2019-06-19
How to Cite
SEFTIANA, Arista; SUTOPO, Sutopo; KURNIANTO, Edy. Evaluasi Keunggulan Genetik Sapi Peranakan Ongole Betina Dengan Dua Metode Yang Berbeda Di Satker Sumberrejo-Kendal. Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI), Indonesian Journal of Animal Science and Technology, [S.l.], v. 4, n. 2, p. 263-272, june 2019. ISSN 2656-4645. Available at: <http://jitpi.unram.ac.id/index.php/jitpi/article/view/42>. Date accessed: 28 feb. 2020.