Daya Tetas Dan Lama Menetas Telur Ayam Arab Pada Mesin Tetas Dengan Sumber Panas Berbeda

  • Ni Ketut Dewi Haryani Fakultas Peternakan Universitas Mataram
  • Budi Indarsih Fakultas Peternakan Universitas Mataram

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya tetas dan lama menetas telur ayam Arab pada mesin tetas dengan sumber panas berbeda. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Ternak Unggas Fakultas Peternakan Unram. Tiga ratus butir telur tetas ditempatkan di dua mesin tetas dengan sumber pemanas listrik (PL) dan pemanas lampu minyak (PLM). Setiap perlakuan mendapat ulangan tiga kali (150 butir setiap perlakuan). Data dianalisis menggunakan uji t-student. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber panas berbeda tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap fertilitas, DHE, lama menetas dan bobot tetas akan tetapi berpengaruh (P<0.05) terhadap daya tetas. Fertilitas telur ayam Arab dengan PL 85,2% dan mesin tetas PLM 90,7%. Daya hidup embrio (DHE) dengan PL 85,6% dan PLM 90,5%, daya tetas dengan PL adalah 70,9% dan PLM  83,8%, dan bobot tetas PL 29,6 g, sedangkan mesin tetas PLM 28,9 g, dan lama menetas telur dengan  mesin tetas PL 21,3 hari dan PLM 21,7 hari.  Perbedaan jenis sumber panas inkubator tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap fertilitas telur, viabilitas embrio, waktu tetas dan bobot tetas tetapi berpengaruh (p=0,043) terhadap daya tetas. Kesimpulannya, daya tetas sumber panas lampu minyak tanah lebih baik dibandingkan inkubator pemanas listrik.


Kata Kunci : Kematian Embrio, Daya Tetas, Pemanas Listrik, Lampu Minyak Tanah

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2022-12-20
How to Cite
HARYANI, Ni Ketut Dewi; INDARSIH, Budi. Daya Tetas Dan Lama Menetas Telur Ayam Arab Pada Mesin Tetas Dengan Sumber Panas Berbeda. Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI), Indonesian Journal of Animal Science and Technology, [S.l.], v. 8, n. 2, p. 104-111, dec. 2022. ISSN 2656-4645. Available at: <https://jitpi.unram.ac.id/index.php/jitpi/article/view/148>. Date accessed: 07 feb. 2023. doi: https://doi.org/10.29303/jitpi.v8i2.148.